Senin, 13 Juni 2016

On 09.02 by -   No comments

10 Tanda Tubuh Penuh Racun

1. Berat badan yg tidak berubah
Kalau kamu merasa sudah banyak berolahraga utk menurunkan berat badan, tetapi berat badan nggak turun juga, bisa jadi itu racun yg menumpuk. Karena ada racun yg sifatnya lipofilik yang menempel pada lemak yg tersimpan dalam tubuh.

2. Lelah tanpa sebab yg jelas
Saat waktu tidurmu cukup, tetapi bangun tidur dengan rasa lelah yg sangat, mungkin itu disebabkan racun dalam tubuh yg menganggu kelenjar adrenal.

3. Insomnia
Racun yg menumpuk dalam tubuh bisa mengganggu hormon kortisol, hormon yg mengelola stres. Kadar kortisol biasanya tinggi di pagi hari dan rendah di malam hari. Saat tubuh lagi nggak bener gara-gara banyak racun, kortisol bisa naik di malam hari dan bikin kamu susah tidur.

4. Nggak bisa mikir
Banyak racun yg langsung menyerang otak. Contohnya adalah aspartam dan MSG. Efek racun ini bisa bikin kita sering nge-blank hingga mematikan fungsi otak. Aspartam ada di makanan, minuman manis, bahkan pasta gigi. MSG ditemukan di banyak makanan olahan.

5. Sakit kepala tanpa sebab yg jelas
Sering sakit kepala tanpa sebab juga menjadi pertanda utk mengurangi konsumsi MSG, aspartam, dan makanan yg mengandung bahan pengawet tinggi.

6. Mood swings
Mood swings dipengaruhi kondisi hormon yg nggak stabil.

7. Bau napas
Bau mulut dan napas yg tidak enak bisa jadi karena usus besar nggak bisa mengeluarkan racun dengan lancar. Akhirnya racun menumpuk di perut.

8. Konstipasi
Susah buang air besar membuat racun tidak bisa keluar dan bisa jadi diserap kembali oleh aliran darah, membuat tubuh penuh racun lagi.

9. Nyeri otot
Nyeri otot tanpa sebab yg jelas bisa disebabkan krn racun menumpuk yg menyerang reseptor nyeri pd otot.

10. Masalah kulit
Jerawat, ruam kulit, atau bisul bisa jadi tanda tubuh kelebihan racun. Reaksi kulit dengan munculnya byk masalah kulit tersebut tjd krn hati sbgi organ yg bertugas mengeluarkan racun dr tubuh sudah overload.
saya punya solusinya.

More info
Wa:089668197296
Bbm:5B798BB3

0 komentar:

Posting Komentar